Menu

.: Prakata :.

Evaluasi Hujan dan Prakiraan Hujan Bulanan serta Prakiraan Musim disusun berdasarkan hasil dari pantauan kondisi fisis atmosfer dan data yang diterima dari stasiun dan pos pengamatan Curah Hujan di wilayah Kalimantan Selatan.

Ucapan Terima Kasih serta harapan kami sampaikan kepada instansi-instansi terkait, khususnya kepada para pengamat stasiun/ pos kerjasama yang telah secara tekun mengukur dan mengirimkan data curah hujan selama ini telah berjalan menjadi semakin baik dan tepat waktu serta lebih mengintensifkan peramatan guna memberikan informasi kepada masyarakat secara cepat dan tepat. Yang pada akhirnya data-data tersebut dapat kami sampaikan dalam bentuk informasi sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Dengan segala keterbatasan yang ada, kami berharap informasi ini dapat bermanfaat sebagai landasan dalam mengambil kebijakan bagi semua pihak yang berkepentingan. Kritik dan saran juga kami harapkan agar dapat menyempurnakan terhadap apa yang telah kami sampaikan.

Jika selama ini kami sampaikan informasi ini hanya sebatas dalam bentuk Bulletin dan hanya kami sampaikan kepada instansi-instansi tertentu saja, Alhamdulillah untuk saat ini kami telah mempublikasinya melalui media internet sehingga apa yang kami sampaikan cakupannya menjadi lebih luas dan dapat diakses oleh segala kalangan disitus kami ini secara cepat. Publikasi melalui situs kami selalu di perbaharui insyaallah setiap tanggal 15 setiap bulannya, jadi untuk mendapat informasi prakiraan secara cepat dan tepat kami menyarankan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan informasi kami ini untuk secara rutin setiap bulan mengakses website Stasiun Klimatologi Banjarbaru ini. Dan kami juga berharap masukan dari semua kalangan untuk mengembangkan situs kami ini dengan mengisi buku tamu untuk menyampaikan kritik dan saran.

Secara garis besar yang telah kami publikasikan pada website kami ini yang utama yaitu :

  1. Prakiraan Hujan.
  2. Prakiraan Musim.
  3. Informasi Cuaca Ekstrim ( Sebagai Informasi Tambahan ).
  4. Kondisi Dinamika Atmosfir ( sebagai Informasi Tambahan ).

Dan juga tentunya informasi-informasi lain yang erat kaitannya dengan bidang kami.

Prakiraan Hujan
Curah Hujan Sifat Hujan Hari Hujan

Curah Hujan
Jumlah Hujan yang diukur dengan satuan milimeter. 1 Milimeter Curah Hujan yang terukur mewakili luasan lahan sebesar 1 meter persegi

Sifat Hujan
Sifat Hujan ada 3 (tiga) jenis yaitu Normal (N), Diatas Normal (A) dan Dibawah Normal (B). Sifat Hujan ditentukan Berdasarkan perbandingan antara jumlah hari hujan dan Curah Hujan terhadap rata-ratanya pada suatu lokasi.

Hari Hujan
Jumlah hari terjadinya hujan disuatu lokasi

Prakiraan Musim

        Prakiraan Musim ada 2 yaitu Prakiraan Musim Hujan dan Prakiraan Musim Kemarau yang terbagi dalam beberapa Zona Musim.

Tinjauan Dinamika Atmosfer

1. Anomali suhu muka laut di Samudera Pasifik Equator bagian tengah (NINO 3.4) dan South Oscillation Index (SOI)

Berdasarkan pengamatan perkembangan dinamika atmosfer hingga awal November 2013, tampak bahwa anomali suhu muka laut di Samudera Pasifik Equator bagian tengah (NINO 3.4) bernilai +0.11 OC, sehingga dapat dikatakan bahwa sekarang masih berada pada kondisi Normal.
Kondisi SOI pada Agustus 2013 (-0.5), September 2013 (+3.9), Oktober (-1.9) dan kondisi terakhir pada awal November 2013 (-3.2), sehingga saat ini masih berada pada kondisi Normal.

2. Dipole Mode Index

Dipole Mode Index pada pertengahan November 2013 mengindikasikan nilai -0,17 menunjukkan kondisi Dipole Mode Negatif (-) sehingga tidak berpengaruh terhadap curah hujan di wilayah Indonesia bagian barat.

3. Madden Julian Oscillation (MJO)

Pada awal November 2013, pergerakan fase MJO berada di Indian Ocean dan diprakirakan pada akhir November berada di Maritime Continent (wilayah perairan Indonesia) Hal ini memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan.

4. Suhu Muka Laut Perairan Indonesia

Kondisi anomali suhu perairan Indonesia pada awal November 2013 cenderung lebih tinggi (anomali positif) terhadap rata – ratanya yaitu sekitar +0,17 oC. Nilai suhu perairan Indonesia tidak mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya yaitu berkisar antara 29 oC – 31 oC. Anomali Suhu Muka Laut di wilayah perairan Kalimantan Selatan (Laut Jawa dan Selat Makasar) berkisar -0.25 oC s/d +1.0 oC.
Berdasarkan kondisi di atas maka pembentukan awan konvektif  dapat terjadi, sehingga berpeluang besar terjadi hujan di wilayah Kalimantan Selatan.

5. Sistem Tekanan Udara dan Pola Angin 900 hPa (3000 feet)

Dalam skala regional, hasil pengamatan tekanan udara pada awal November 2013 menunjukkan bahwa pusat tekanan rendah dominan berada Belahan Bumi Utara. Awal bulan November 2013 terdeteksi adanya Tropical Cyclone yaitu “KROSA” (muncul tanggal 31 Oktober 2013) di Laut Cina Selatan dan “HAIYAN” (muncul tanggal 4 November 2013) yang bergerak dari Samudera Pasifik sampai dengan wilayah Laut China Selatan. Berdasarkan analisa angin 900 hPa (3000 feet) yang melewati Kalimantan Selatan, angin dari  arah timur sampai dengan selatan.

Dari kondisi dinamika atmosfer di atas dapat disimpulkan bahwa curah hujan di wilayah Kalimantan Selatan dalam tiga bulan ke depan akan mengalami peningkatan dan berada pada kondisi Normal hingga Atas Normal, kecuali Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu berada pada kondisi Bawah Normal.

INFORMASI CUACA EKSTRIM BULAN OKTOBER 2013
No Lokasi Kejadian Tanggal Kejadian Curah Hujan
  Tidak ada hujan ekstrim pada bulan Oktober 2013.  





 

 

Pembaharuan terakhir pada 01/12/2013 oleh Khairullah

  hit counter script