I    PENDAHULUAN
Latar belakang pemantauan kualitas udara di BMG adalah dengan adanya program WMO yang terdiri dari :

  1. Global Ozone Observing System ( GO3OS ) pada tahun 1950
  2. Background Air Pollution Monitoring Network ( BAPMoN ) Pada tahun 1960
  3. Global Atmosphere Watch ( GAW ) dan GAW Urban Research Meteorology And Environment ( GURME ) pada tahun 1989

Pengamatan  kualitas udara  dilakukan di stasiun-stasiun pemantau BMG meliputi pengukuran konsentrasi debu (SPM) di 37 stasiun, konsentrasi SO2, NO2, Ozon permukaan. Pengamatan Aerosol dilakukan pengukuran di dua stasiun yaitu stasiun BMG Jakarta dan GAW Bukit Kototabang. Pemantauan kualitas air hujan di 26 stasiun di Indonesia menghasilkan informasi kualitas air hujan meliputi tingkat keasaman (pH), daya hantar listri  dan unsur-unsur kimia yang terlarut dalam air hujan . Kegiatan pemantauan Kualitas Udara meliputi   pengambilan sampel di stasiun-stasiun pemantau, pengiriman sampel ke Laboratorium Kualitas Udara  di BMG pusat, serta analisis terhadap sampel di laboratorium untuk menghasilkan nilai  konsentrasi dari setiap parameter kualitas udara. Parameter yang diukur dalam air hujan adalah :

Dalam pemantauan dan analisis sampel  mempergunakan peralatan sampling , pemantau otomatis dan peralatan laboratorium . Diharapkan dengan adanya Workshop peralatan ini  akan meningkatkan pengetahuan dan  kemampuan Observer / teknisi untuk melaksanakan tugas di stasiun

Peralatan Kualitas Udara Yang Dimaksud dengan peralatan Kualitas udara adalah semua peralatan yang dipergunakan untuk pemantauan parameter kualitas udara dan peralatan yang dipergunakan untuk analisis sampel parameter kualitas udara

Peralatan tersebut terdiri dari  :

1. Peralatan Sampling ( Alat yang diipergunakan untuk mengambil sampel )

2. Peralatan Pemantau Otomatis

3. Peralatan laboratorium

II   PERALATAN KUALITAS UDARA

High Volume Sampler

image002
Fungsi : Untuk mengambil sampel Suspended Particulate Monitor ( SPM )

Aerosol Sampler

image0041

Fungsi : Untuk mengambil sampel aerosol

Passive Sampler

image0062

Fungsi : Untuk mengambil sampel SO2 dan NO2 dari udara Ambient

Automatic Rain Sampler

image0082

Fungsi : Untuk Mengambil sampel air hujan yang akan diukur konsentrasi kimia Air Hujan

Air Kit Flask Sampling

image0101
Funsi : Untuk Mengambil Sampel Udara yang akan dianalisa dengan menggunakan Gas Chromatography

Ozone Analyzer

image0121

Fungsi : Untuk Mengukur Konsentrasi Ozone Permukaan dengan metode pengukuran UV Photometry

Carbon Dioxed Analyzer

image0141

Fungsi : Untuk Mengukur Konsentrasi Gas Carbon Dioxide dengan metode pengukuran menggunakan sistem sinar Infra Merah

Carbon Monoxide Analyzer

image0161

Fungsi : Untuk Mengukur Konsentrasi Gas Carbon Monoxide dengan menggunakan metode pengukuran UV Photometry

Nephelometer

image0181

Fungsi : Untuk mengukur Partikel Debu ukuran PM 2.5 dengan metode pengukuran Light Scattering

Beta Attenuation Monitoring 1020

image020

Fungsi : Untuk mengukur Partikel debu ukuran PM 10 dengan menggunakan metode Beta Atteunation Monitoring

Solar Radiation Monitoring

image022

Fungsi : Untuk Mengukur Radiasi Matahari baik secara langsung, Global, Diffuse dan Infra Merah

III   PRINSIP KERJA PERALATAN

High Volume Sampler

High Volume Sampler mempunyai prinsip kerja dimana udara yang mengandung partikel debu  di hisap mengalir melalui kertas filter dengan menggunakan motor putaran kecepatan tinggi. Dimana debu menempel pada kertas filter yang nantinya akan diukur konsentrasinya dengan cara kertas filter tersebut ditimbang sebelum dan sesudah sampling disamping itu juga dicatat  flowrate dan waktu lamanya sampling sehingga didapat konsentrasi debu tersebut.

Aerosol Sampler

Aerosol Sampler mempunyai sistem kerja hampir sama dengan HV Sampler  yang beda hanya ukuran dan bentuk kertas filter dimana udara masuk melalui inlet dan mengalir melalui kertas filter yang dipasang pada tempat filter yang berbentuk bulat dengan dihisap menggunakan motor pompa debu akan menempel di kertas filter.

Passive Sampler

Passive Sampler merupakan peralatan untuk sampling yang digunakan untuk mengambil Sampler SO2 dan NO2 dari udara ambient. Prinsip kerjanya tidak membutuhkan power listrik karena bersifat pasif  dimana  alat ini bebrbentuk bulat dan didalamnya terdapat kertas filter yang sudah diberi cairan khusus dari bahan kimia yang fungsinya untuk menangkap gas SO2 dan NO2 yang ada di udara sekeliling.  Setelah sampling kemudian passive Sampler tersebut dianalisa di Laoboratorium Kualitas Udara BMG Jakarta untuk mendapatkan data SO2 dan NO2.

Automatic Rain Sampler

Automatic Rain Sampler adalah peralatan yang digunakan untuk mengambil sampel air hujan Wet dan Dry . Prinsip kerjanya  jika terjadi hujan maka sensor akan memberi trigger kepada sistem kontrol untuk membuka tutup tempat penampungan air hujan yang digerakan oleh motor listrik, selama hujan turun penutup  tersebut tetap terbuka kemudian setelah hujan berhenti maka penutup akan bergerak kembali keposisi semula. Sehingga air hujan yang ada ditempat penampung tidak terkena kotoran yang lain karena tertutup rapat. Kemudian air hujan tersebut dikirim ke Laboratorium Kualitas Udara BMG Jakarta untuk dianalisa.

Ozone Analyzer

Ozone Analyzer adalah peralatan sampling otomatis untuk mengukur konsentrasi Ozone Permukaan yang berada diudara sekeliling. Prinsip Kerjanya Udara di sekeliling dihisap masuk melalui inlet yang berbahan plastik atau teflon kemudian dialirkan melalui  pipa slang plastik menuju Surface ozone Analyzer  diamana didalamya terdapat kolom pipa yang melalui lampu Ultra Violet dan Detctor sehingga udara yang mengalir akan melalui pancaran sinar Ultra Violet yang akan diterima oleh detector didalam kolom tersebut. Secara garis besar prinsipnya untuk mengukur UV Absorption oleh molekul Ozone

image024

Carbon Dioxide

Carbon Dioxide Analyzer adalah peralatan untuk mengukur konsentrasi gas CO2 dimana mempunyai prinsip kerja udara ambient dihisap masuk memlalui inlet dan mengalir lewat pipa slang plastik masuk ke CO2 Analyzer dimana konsentrasi sampel gas CO2  diukur dengan cara mengukur seberapa banyak sinar infra merah yang diserap sampel gas CO2 yang mengalir melalui  korelasi multi-cell diisi memutar pada satu sisi dengan referensi CO2 Cell.

Carbon Monoxide

Carbon Monoxide Analyzer adalah peralatan untuk mengukur konsentrasi gas CO dimana mempunyai prinsip kerja hampir sama dengan CO2 Analyzer  yang membedakan hanya gas standar yang dipakai untuk kalibrasinya. Disamping juga ada yang menggunakan sistem Ultra Violet Photometry.

Nephelometer

>

Nephelometer adalah peralatan sampling otomatis untuk mengukur parameter aerosol ukuran PM 2.5. Dimana mempunyai prinsip kerja udara ambient dihisap masuk melalui inlet  secara kontinyu mengalir melalui pipa slang plastik udara ambient masuk ke M9003 Nephelometer Analyzer yang terdapat kolom pipa yang isinya lampu LED dan detector dimana data dihasilkan dengan mengukur light Scattering / hamburan sinar yang dipengaruhi oleh konsentrasi PM 2.5 yang diterima oleh detektor.

BAM 1020 Analyzer

Beta Atteunation Monitoring ( BAM ) 1020 Analyzer adalah peralatan sampling otomatis untuk mengukur parameter aerosol ukuran PM 10 . Dimana prinsip kerja Udara ambient dihisap menggunakan motor listrik  masuk melalui inlet cyclone dimana jika partikel tersebut kecil akan mengalir melalui pipa aluminium karena beratnya ringan dan jika partikel lebih besar dari PM 10  maka akan berputar-putar dan tidak akan masuk ke BAM 1020 Analyzer. Kemudian Partikel debu tersebut mengalir melewati kertas filter  melalui Nozzel dan akan menempel pada kertas filter yang nantinya akan diukur menggunakan sinar Beta dengan metode pengecilan atau pelemahan sinar beta oleh ketebalan konsentrasi debu PM 10 yang menempel pada kertas filter.

image026

Solar Radiation Monitoring

Solar Radiation Monitoring adalah peralatan untuk mengukur radiasi matahari baik secara langsung / Direct, Global, Diffuse, Infra Merah. Dimana komponen dasarnya adalah menggunakan sejenis pyranometer yang mempunyai prinsip kerja sebagai thermo couple dimana sifat dari benda hitam atau black body yang lebih banyak menyerap radiasi panas sinar matahari. dimana perubahan dari perbedaan suhu antara kedua benda yang akan menimbulkan gaya gerak listrik sehingga menimbulkan teganggan yang nantinya dikonversi ke satuan radiasi matahari yang dipakai seperti joule/hour atau Watt/hour.

signing